SELAMA satu tahun ini, Provinsi Sumatera Selatan telah banyak melakukan berbagai perubahan dibidang pembangunan infrastruktur. Semua pembangunan yang telah dilakukan ini nanti milik rakyat Sumatera Selatan sehingga perlu dijaga dan dirawat. Hubungan yang harmonis antara pemerintah pusat dengan daerah juga membuat Sumsel menjadi iklim yang kondusif untuk berinvestasi. Pemerintahan Presiden Jokowi-JK, telah memberikan sumbangsih yang tinggi dalam pertumbuhan perekonomian di Provinsi Sumatera Selatan. Berbagai proyek pembangunan sarana infrastruktur telah dikerjakan.
Showing posts with label Sumsel. Show all posts
Showing posts with label Sumsel. Show all posts
Tuesday, May 24, 2016
Monday, March 16, 2015
Perajin Batu Akik Bisa Dapat Rp 3 Juta Sehari
Notatema Lase, pria berusia 33 tahun serta memiliki 1 istri dan 4 anak, memilih pekerjaan yang berdasarkan hobinya mengoleksi batu. Notatema lalu memilih menjadi penggosok batu.
Dia bisa menggosok batu menjadi batu cincin dalam tempo 30 menit. Sehari-hari, Notatema membuka lapak di galeri Batu Akik yang terletak di Pasar Ya’ahowu, Jalan Lagundri, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara.
Tak hanya menggosok batu, dia juga biasa memberi edukasi bagi pemilik batu tentang tingkat kekerasan batu yang dimiliki serta memberi pengetahuan tentang batu yang dimiliki setiap pengunjung.
Setiap harinya, Notatema Lase yang hanya tamat SMA ini bergelut dengan batu, mesin gerinda, dan mesin penghalus.
Friday, June 13, 2014
PON Remaja, Kebangkitan Atlet Usia Muda
Palembang, SMS - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumatera Selatan (Sumsel), akan menjadikan ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja tahun 2014 di Surabaya, Jawa Timur, pada Nopember mendatang sebagai kebangkitan Atket Usia Muda, menyusul kevakuman pembinaan Olahraga dalam beberapa tahun terakhir.
“ Kita akan bersungguh-sungguh menyiapkan tim untuk diturunkan di PON Remaja di Jawa Timur Nopember mendatang. Ini sudah menjadi suatu tekad PSSI Sumatera Selatan untuk membangkitkan kembali semangat anak-anak muda di daerah ini, khususnya untuk bisa berprestasi sebagai pesepakbola,” kata Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengkprov) PSSI Sumatera Selatan, Rizal Abdullah, kepada wartawan, baru-baru ini, di Palembang.
Rizal juga mengemukakan, sebagai langkah awal pihaknya sudah menggelar seleksi penjaringan Atlet di 15 Kabupaten/Kota se- Sumatera Selatan, dengan diikuti tidak kurang dari 1.267 orang peserta. Sedangkan tim Inti PON Remaja yang dibutuhkan sebnyak 20 orang, terdiri dari para atlet pesepakbola berusia antara 14 hingga 21 tahun, yang dalam waktu dekat akan mengikuti Pemusatan Latihan daerah dibawah bimbingan pelatih berpengalaman. “ Sementara ini sudah ada 60 orang atlet muda sepak bola yang tercatat sebagai calon tim PON Remaja. Ke depan, dari jumlah tersebut akan diciutkan lagi melalui proses seleksi, yang menurut rencana akan dilaksanakan dua kali sebelum akhirnya tim inti terbentuk,” ujarnya
Wednesday, June 11, 2014
Siswi Alumni MAN Lulus Tes Bintara Polwan
Pangkalan Balai, SMS - Bersamaan dengan dinyatakan lulus Ujian Nasioal (UN) tahun 2014, Novita Anggraeni, alumni kelas XII IPA1 Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), juga dinyatakan lulus seleksi penerimaan anggota Polri untuk katagori Polisi Wanita (Polwan).
Menurut Wali Kelas XII IPA1 MAN Pangkalan Balai, Sri Rahayu S Pd, saat menyampaikan laporannya kepada Kepala MAN Pangkalan Balai, bahwa keberhasilan Novita Anggraeni dinyatakan lulus seleksi penerimaan Bintara Polri kagari Polwan, setelah yang bersangkutan mengikuti beberapa tahapan tes institusi kepolisian. Pada kesempatan yang sama, Sri Rahayu juga mengungkapkan, bahwa Novita, panggilan akrab Novita Anggraeni, selama menuntut ilmu di MAN Pangkalan Balai memang diketahui memiliki segudang prestasi, bahkan dinobatkan sebagai siswa Berprestasi pada pelepasan siswa kelas XII MAN Pangkalan Balai beberapa waktu lalu.
“ Tidak hanya itu, prestasi yang sudah diraih oleh Novita, yang juga pernah menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskribaka) Provinsi Sumatera Selatan tersebut, ia juga berhasil meraih peringkat ke-8 dalam tes seleksi Pengetahuan Umum, ditambah dengan prestasi ekstrakurikuler yang bagus serta fisik yang sagat mendukung, sehingga layak jika akhirnya dinyatakan lulus tes seleksi pada perimaan Bintara Polri sebagai Calon Polwan,” ujar Sri Rahayu.
Kepala MAN Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Hazdi, menyatakan apresiasi dan rasa bangga atas pretasi yang diraih oleh Novita Anggraeni, sebagai alumni Madrasyah yang dipimpinya bisa diterima menjadi anggota Polri ketika ia baru saja menamatkan pendidikannya. “ Dan yang perlu digaris bawahi, ketika Novita Anggraeni mengikuti seleksi penerimaan Bintara Polri, ia masih sebagai siswa kelas XII MAN Pangkalan Balai. Artinya, ia dinyatakan lulus ketika baru saja mengikuti UN dan lulus,” jelas Hazdi, dengan rona terlihat bangga. “ Harapan kami ke depan, akan lebih banyak lagi alumni-alumni Madrasyah ini yang diterima menjadi anggota Polri maupun TNI, sehingga ilmu yang diperolehnya selama bejalar di MAN akan bermanfaat bagi Agama, Keluarga, maupun bagi Nusa dan Bangsa,” tambahnya.
Sementara itu di lain pihak, MIN 2 Model Palembang, menunjuk salah seorang siswinya, Eka Abidah, untuk mengikuti loma dokter kecil di aula Dinas Kesehatan Kota Palembang, dalam rangka persiapan kegatan pembinaan dokter kecil untuk pemilihan dokter kecil tingkat kota Palembang tahun 2014. Menurut Kepala MIN 2 Model Palembang, diwakili koordinatir pembina UKS Istiarti Sri Sadiah, pihaknya menunjuk Eka karena siswa tersebut di anggap berprestasi dan aktif selama mengikuti kegiatan pembinaan dari pihak Puskesmas. Sementara, guru pendamping peserta, Desi Miliance menerangkan, perlombaan berjalan ketat dimana setiap peserta harus memilih satu tema untuk di jelaskan dihadapan para juri. “Undian kemarin, anak kita dapat tema tentang kantin. Saya lihat dia bisa mejelaskan saat wawancara,” ujarnya.(red/sms)
Tuesday, June 10, 2014
MTsN 2 Model Palembang, Madrasyah Berprestasi
Palembang, SMS - Kepala Urusan (Kaur) Tata Usaha Madrasyah Tsnawiyah (MTs) Negeri 2 Model Palembang, Agustina, S.Pd.I, M.Si, berharap, MTs Negeri 2 Model Palembang bukan hanya menjadi Madrasyah berprestasi di tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), tetapi juga di tingkat Nasional.
Harapan tersebut disampaikan Agustina, pada saat menerima kunjungan Tim Penilai Madrasyah berprestasi Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan, dalam rangka melakukan monitoring terhadap berbagai aspek yang akan dinilai untuk keperluan menentukan Madrasyah berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Selatan tahun 2014. Menurut salah seorang Tim Penilai dari Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Selatan, Hj Miftahurrahmah S Ag, MTs Negeri 2 Model Palembang merupakan perwakilan Madrasyah Tsanawiyah yang ada di Sumatera Selatan untuk diberi penilaian atas berbagai prestasi yang sudah diraihnya.
“ Jika dilihat dari fasilitas yang ada dan berbagai prestasi kegiatan yang juga rutin dilaksanakan, termasuk pengelolaan administrasi yag tertata dengan rapi serta letaknya yang sangat strategis, maka sangat wajar MTs Negeri 2 Model Palembang mewakili Madrasyah Tsanawiyah di Sumatera Selatan untuk mendapatkan penilaian sebagai Madrasyah yang berprestasi,” ujar Miftahurrahmah, didamping tim penilai lainnya seperti Nurmalia S Kom, Dra Amaliah, Hj Tati M Pd, Lisa Fatma, dan Hj Siti Baroto SE. Ditambahkan, bahwa katagori penilaian meliputi KBM, Prestasi dalam Kegiatan, Managemen Madrasyah, Kelengkapan Sarpras, Partisipasi Masyarakat, Kegiatan Ke-Agamaan serta Keunggulan Iptek.
Sementara itu sebelumnya, di tempat terpisah dan waktu berbeda, Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Workshop Singkronisasi data Perencanaan Pagu Anggaran tahun 2015 tingkat Madrasyah Iftidakiyah Negeri (MIN), yang dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Sumatera Selatan, Drs H Hambali M Si, di Hotel Duta, Jalan Letkol Iskandar, Palembang. Dalam pengarahannya, Kakanwil Kemenag mengatakan, bahwa kegiatan Workshop tersebut sangatlah penting bagi semua pihak terkait.
“ Tidak baiknya suatu proses anggaran, akan sangat berpengaruhi menjadi buruknya suatu perencanaan. Sedangkan tidak tersedianya data yang valid, akan sangat menyulitkan proses perencanaan dan penganggaran itu sendiri. Jadi saya harapkan kepada seluruh peserta agar benar-benar mengikuti pelatihan,” ujar Kakanwil Kemenag. Sementara Ketua Panitia Penyelenggara, Syaiful, menjelaskan, bahwa penyelenggaraan Workshop Singkronisasi diikuiti oleh 74 peserta, terdiri dari Operator dan Kepala Madrasyah tingkat Min wilayah Sumatera Selatan. “ Tujuan adalah selain sebagai fasilitas untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam mengelola, sekaligus untuk mendapatkan data yang valid dari setiap Satuan Kerja (Satker),” jelasnya.(red/sms)
Monday, June 9, 2014
Ogan Ilir Terima Bantuan Gubernur Rp.24,1 Miliar
Indralaya, SMS - Setidaknya adan 277 Desa dan 14 Kelurahan di 16 Kecamatan se-Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan (Sumsel), menerima Bantuan Gubernur (Bangub) Sumatera Selatan sebesar Rp.24,1 miliar.
Bantuan Gubernur tersebut, diserahkan oleh Wakil Gubernur (Wagub), Sumatera Selatan Ishak Mekki, mewakili Gunernur Sumatera Selatan Ir H Alex Noerdin SH, di gedung ‘Caram Seguguk’, sebutan lain Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, baru-baru ini. Sedangkan besarnya bantuan bagi masing-masing Desa dan Kelurahan Rp.100 juta, dimana dananya akan ditransper langsung ke rekening Kepala Desa (Kades) dan Lurah. Menurut Wagub Ishak Mekki, dalam kesempatan penyerahan Bangub, mengatakan, bahwa bantuan diberikan bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk keperluan Desa atau Kelurahan yang penggunaannya disamping harus tepat sasaran juga harus dilaporkan, karena akan dimonitor oleh pihak Inspektorat baik tingkat Provinsi Sumatera Selatan maupun Kabupaten Ogan Ilir.
“ Secara keseluruhan, untuk tahun 2014 Bantuan Gubernur kepada seluruh Desa dan Kelurahan yang ada di Sumatera Selatan mencapai sebesar Rp.323 miliar, dengan rincian sebesar Rp.100 juta bagi setiap Desa atau Kelurahan,” ujar Ishak Mekki. Masih menurut Ishak Mekki, selain Bangub bagi Desa dan Kelurahan, bantuan juga diberikan kepada para Petugas P3N (Petugas Pembantu Pencatat Nikah, red) berupa 1 unit sepeda motor, dimana bantuan itu diperuntukan bagi seluruh P3N yang berada di bawah Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Ogan Ilir.
“ Bantuan diberikan untuk menunjang kelancaran bagi para P3N dalam menjalankan tugas-tugasnya melayani mesyarakat. Ke dapan, kita berharap Anggaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan semakin besar, sehingga selain jumlah bantuannya bisa semakin meningkat, maka akan semakin banyak juga Tokoh Masyarakat, Pejuang, Tokoh Agama dan Ustazd yang bisa diberangkatkan menjadi peserta ibadah umrah gratis yang di biayai Pemrintah Provinsi,” jelas Ishak Mekki. Sementara Wakil Bupati (Wabup) Ogan Ilir, HM Daud Hasyim, dalam kesempatan yang sana menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan Gubernur Sumatera Selatan
“ Alhamdulillah. Kita tentunya patut bersyukur mendapat Bantuan Gubernur sebesar Rp.24,1 miliar. Bantuan tersebut bias digunakan untuk kegiatan Karang Taruna, tambahan Penghasilan P3N, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), PKK dan lain sebagainya,” ujar Wakil Bupati, HM Daud Hayim. Ia menambahkan, bahwa untuk tahun 2014 Pemkab Ogan Ilir juga menggelontorkan bantuan bagi 241 Desa/Kelurahan, yang dananya bersumber dari APBD Kabupaten dengan besaran Rp.75 juta untuk setiap Desa/Kelurahan. “ Bantuan bisa digunakan untuk pembangunan Sarana dan Prasanaran Pemerintah Desa, Perhubungan, Produski, Siskamling, Pembuatan TK, TPA, Siring, Jalan Desa, maupun BPD, yang kesemuanya bertjuan demi Kesejahteraan Masyarakat,” jelas Daud Hasyim.(red/sms)
Sunday, June 8, 2014
Anak Balita Meriahkan Lomba Paduan Suara
Indralaya, SMS - Ratusan anak-anak yang masih berusia di-Bawah Lima Tahun (Balita) yang berdatangan dari Enam Belas Kecamatan di Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan (Sumsel), turut memeriahkan acara lomba Paduan Suara yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK, bertempat di gedung Serba Guna “Caram Seguguk’ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ogan Ilir, Hj Fauziah Mawardi S Pd, pada acara tersebut, mengatakan, bahwa terselenggaranya lomba Paduan Suara berawal dari rasa keprihatinan penggerak PKK terhadap kurangnya kepedulian para pelajar terhadap lagu-lagu Nasional yang mimiliki makna penting. Manurutnya, mulai dari anak-anak hingga para remaja saat ini lebih hafal dengan lagu-lagu modern yang ditayangkan media elektronik. “ Kita betul-betu sangat prihatin dengan kondisi tersebut. Rasa kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air di kalangan generasi muda sudah semakin berkurang,” ujar Ketua Tim Penggerak PKK Ogan Ilir, Hj Fauziah.
Ia menambahkan, saat ini juga sudah semakin jarang diadakan lomba lagu-lagu nasional, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. "Padahal, dengan adanya lomba tersebut bisa menumbuhkan kesadaran rasa nasionalisme untuk mencintai tanah air dalam jiwa anak sejak dini," katanya Hj Fauziah. Oleh karena itu, ia berharap agar guru-guru yang ada di Kabupaten Ogan Ilir dari semua tingkatan, dapat memberikan pemahaman akan arti nasionalisme terhadap para anak didiknya. Sementara Wakil Bupati (Wabup) Ogan Ilir, HM Daud Hasyim, pada acara yang sama, mengatakan, kegiatan lomba Paduan Suara bertujuan untuk mengenalkan lagu-lagu nasional agar anak-anak bisa memiliki rasa cinta terhadap tanah air. "Kami memyambut baik dan mendukung prakarsa Tim Penggerak PKK yang mengadakan lomba ini. Mudah-mudahan lomba ini sangat bermanfaat," ujar Wabup, singkat.
Dari pantauan wartawan, sorak sorai anak-anak Balita yang berasal dari berbagai penjuru se-Kabupaten Ogan Ilir dan terdiri atas beberapa kelompok, memang benar-benar mewarnai acara lomba Paduan Suara yang digelar oleh tim penggerak PKK tersebut. Para Balita, sebagaimana layaknya anak-anak kecil, terlihat begitu ceria dengan kemeriahan yang mereka lihat dan rasakan.
Selain lomba Paduan Suara untuk tingkat anak-anak, tim penggerak PKK yang diketuai oleh Hj Fauziah Mawardi, juga menyelenggarakan lomba Paduan Suara untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sederajat se-Kabupaten Ogan Ilir, termasuk menyelenggarakan lomba ‘Senam’ dan lomba Cepat-Tepat’ bagi para Lanjut Usia (Lansia). “ Kegiatan ini, diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan jiwa Nasionalisme dan Patriotisme baik di kalangan anak-anak dan remaja, para Lansia, termasuk seluruh warga masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir yang sangat kita cintai,” jelas Ketua tim pengerak PKK, Hj Fauziah Mawardi, disela-sela acara.(red/sms)
Friday, June 6, 2014
Muba Juara Umum MTQ Sumatera Selatan
Sekayu, SMS - Tuan rumah Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ke-26 tahun 2014, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), berhasil meraih gelar bergengsi sebagai Juara Umum dan berhak atas Piala Bergilir Gubernur Sumsel.
Penetapan Kabupaten Musi Banyuasin sebagai Juara Umum MTQ tingkat Provinsi Sumsel ke-26, diketahui setelah Dewan Hakim yang diketuai KH Nawawi Dencik Al Hafidz membacakan Surat Keputusan Nomor: 04/DH/KEP/MTQ/PROV XXVI/2014, tentang Kafilah Kabupaten Musi Banyuasin yang menyertakan 50 Qori dan Qori’ah, berhasil menduduki posisi puncak dengan nilai 65. Sedangkan peringkat ke-dua di raih oleh para Kafilah Kota Palembang dengan nilai 57, kemudian peringkat ke-tiga ditempati oleh para Kafilah dari Kabupaten Muaraenim dengan nilai 52.
Ketua Panitia Pelaksana MTQ tingkat Provinsi Sumatera Selatan ke-26 tahun 2014, Bupati Musi Banyuasin, H Pahri Azhari, mengatakan, bahwa cukup banyak kegiatan yang dilaksanakan pada ajang MTQ tingkat Provinsi. Untuk itu, H Fahri Azhari berharap, kiranya ajang MTQ dapat mewujudkan Provinsi Sumatera Selatan yang Beriman, mengingat kegiatan keagamaan merupakan momen yang sangat penting untuk membangun daerah. “ Namun demikian, pelaksanaan MTQ tidak akan pernah sukses tanpa adanya dukungan seluruh masyarakat, termasuk media massa yang sudah begitu gencar mempublikasikan sehingga MTQ tingkat Provinsi Sumatera Selatan ke-26 di Kabupaten Musi Banyuasin dapat berjalan degan baik. Oleh karenanya, izinkan kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak,” ujar Bupati.
Sementara itu menurut Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Ihak Mekki, pada kesempatan yang sama, menyebutkan, bahwa pelaksanaan MTQ sangat banyak manfaatnya terutama dalam pembangunan mental dan spiritual, khususnya di Provinsi Sumatera Selatan. Sebab dalam pelaksanaan MTQ bukan hanya sebatas memahami Al Quran dan ayat-ayatnya, tetapi lebih dari itu harus juga mengetahui isi dari kandungan Al Quran itu sendiri sebagai pedoman kehidupan sehari-hari. “ Oleh karenanya, harapan kita kepada para Qori dan Qori’ah yang mengikuti MTQ, kiranya dapat mendalami dan memahami makna dari isi Al Quran untuk kemudian memberikan pelajaran kepada orang-orang yang ada disekelilingnya, kata Ishak Mekki. “ Dalam suatu kompetisi MTQ, menang atau kalah bukan masalah, karena yang terpenting adalah pengembangan dan pendalaman terhadap kandugan Al Quran bisa terus dilakukan,” tambanya.
Sebagaimana diketahui, kepada para pemenang di ajang MTQ tingkat Provinsi Sumatera Selatan ke-26 tahun 2014, diberikan uang pembinaan masing-masing sebesar Rp.3,5 juta, dan khusus untuk Juara Umum mendapatkan bonus dari Bupati Musi Banyuasin sebesar Rp.5 juta. Bagi para juara, nantinya akan mengikuti seleksi untuk dikirim mewakil Provinsi Sumatera Selatan di ajang MTQ tingkat Nasional yang akan dilakanakan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. MTQ tingkat Provinsi Sumatera Selatan ke-26 tahun 2014, ditutup secara resmi oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Ishak Mekki, bertempat di Gelanggang Remaja Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin. Pada acara penutupan yang berlangsung dengan meriah tetapi khidmat tersebut, panitia menampilkan berbagai kesenian yang sempat memukau para undangan,(red/sms)
Subscribe to:
Posts (Atom)

